Puisi religi yang mengagungkan Tuhan dalam ibadah di sepertiga malam/tahajjud "Biarkan aku dengan munajatku"


Biarkan aku dengan munajatku

Biarkan sang fajar terbit esok hari
Dengannya aku bisa memulai hari dengan bermunajat kepada ilahi
Biarkan sang mentari memberi kehangatan kepada dunia
Dengannya aku bisa memperkaya diri dengan ilmu agama

Biarkan terik memanasi alam raya
Dengannya aku buat harapan yang menyejukkan jiwa
Biarkan sang fajar senja menampakkan mega-mega merah
Do’aku semoga setiap langkahku bisa bernilai ibadah

Biarkan sang fajar terbenam dan digantikan rembulan
Karena sang fajar ataupun rembulan semua tunduk kepada tuhan
Biarkan malam mendatangkan dingin
Agar pengagunganku dapat menyelimuti batin

Biarkan malam tertutup gelap
Agar hasrat akan duniawiku habis terhapus lenyap
Biarkan malam terdiam tanpa aktivitas
agar ibadahku bisa sampai pada totalitas

biarkan sunyi menguasai sekelilingku
agar tak ada yang mengganggu qiyamul lailku
biarkan waktu berputar hingga akhir zaman
karena segalanya telah diatur dan semata-mata milik Tuhan

  16 juni 2016

Komentar