Pintamu. Puisi Kenangan dan Permintaan



PINTAMU

Sudah terjadi segala yang sebelumnya kita tidak menginginkannya
Entah aku ataupun kau, entah tidak ataupun disengaja

Kau pinta persaudaraan denganku
Akan aku berikan untukmu

Selagi kau sungguh-sungguh dalam kesungguhan
Aku masih menyimpan keyakinan akan merasakan

Karena feelingku masih tetap ada

Sekiranya kita saling benci dengan kesalahan yang kemarin
Saling marah dengan masing-masing pikiran, pilihan dan jalan keputusan
Biarkan saja
Kita akan sering berkelahi
Biarkan saja
Kita akan lebih sering mencaci
Biarkan saja
Kita akan lebih sering menyalahkan yang telah terjadi
Biarkan saja

Jangan diam dan sembunyi jika kau menganggapku saudara
Buktikan kalau kau hadir sebagai seorang saudara

Kita saudara kan, itu pintamu kan
Bukankah hal seperti itu sudah lumrah dalam persaudaraan

Seburuk-buruknya saudara
akan tetap diingat dan saling peduli dengan saudaranya

Kau mungkin tak tahu dimana kediamanku
Lebih-lebih lagi di hari esok

Tapi kita saling tahu kalau kita punya tempat yang sama
Secretariat, secret/basecamp Mapasdipam

Datanglah ke sana dan tanyakan kabarku
Aku juga akan ke sana dan akan kutanyakan kedatanganmu
Kalau sempat, kita kan bertemu dan saling sapa sebagai saudara/senior dan junior

Mari kita teriakkan kepada khalayak
Secara bersama-sama bahwa kita adalah saudara

Namaku dan namamu masih akrab terdengar di Mapasdipam

Sesuai pintamu
Kita saudara!
Kita saudara!
Kita saudara!
28 Agustus 2017

Komentar